TUHAN TIDAK PERNAH TERLAMBAT
TUHAN TIDAK PERNAH TERLAMBAT Sebuah Refleksi Teologis tentang Kedaulatan Allah atas Waktu Pernyataan "Tuhan tidak pernah terlambat" bukanlah slogan motivasional yang lahir dari optimisme religius, melainkan sebuah afirmasi teologis yang berakar pada penyataan Allah dalam Kitab Suci. Pernyataan ini hanya dapat dipahami dengan benar apabila ditempatkan dalam kerangka doktrin tentang kedaulatan Allah, providensia ilahi ( divine providence ), dan relasi Allah dengan waktu. Apa yang sering disebut manusia sebagai "keterlambatan Tuhan" sesungguhnya merupakan benturan antara keterbatasan perspektif manusia dan kesempurnaan hikmat Allah. Secara ontologis, Allah tidak berada di bawah kuasa waktu. Waktu merupakan bagian dari ciptaan (Kej. 1), sedangkan Allah adalah Pencipta yang telah ada sebelum segala sesuatu dijadikan. Oleh karena itu, Allah tidak mengalami masa lalu, masa kini, dan masa depan sebagaimana manusia mengalaminya. Augustine of Hippo dalam Confessions menjela...